SERANG, Kabarreformasi.com – Komitmen Pemerintah Kota Serang untuk bertransformasi menjadi kota digital yang tertata rapi kini memasuki babak krusial. Bukan hanya sekadar perbaikan jalan, wajah Ibu Kota Banten sedang dipersiapkan untuk lebih bersih, modern, dan terkoneksi.
Fokus utama saat ini adalah merapikan “hutan kabel” yang selama ini mengganggu estetika dan fungsionalitas kota, sejalan dengan visi besar Serang Digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Asep Setiawan, menjelaskan bahwa penataan kabel udara menjadi prioritas utama. Kondisi semrawut di sejumlah titik vital, terutama di sekitar kawasan Titan Arum, harus segera ditangani.
“Fokus kami saat ini adalah di kawasan strategis. Kabel-kabel yang semrawut itu perlu segera dirapikan. Ini adalah langkah awal untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih indah dan aman,” ujar Asep.
Sinergi Strategis: Menggandeng Telkom untuk Transformasi Digital
Dalam mewujudkan visi ini, Pemkot Serang mengambil langkah strategis dengan menjalin sinergi bersama PT Telkom. Kerja sama ini tidak hanya berpusat pada penataan kabel, tetapi juga membuka peluang besar untuk penguatan layanan publik berbasis digital.
“Pak Wali Kota sudah memerintahkan agar kebutuhan prioritas digitalisasi kita segera dipetakan. Setelah ini jelas, kita akan meminta Telkom untuk memaparkan program yang paling relevan dengan kebutuhan dan visi Serang Digital,” jelas Asep.
Telkom, yang telah sukses bekerja sama dengan kota-kota lain seperti Garut dan Cirebon, menawarkan sejumlah solusi canggih, mulai dari aplikasi pelayanan publik hingga penguatan jaringan.
Pemkot Serang sangat antusias, namun tetap hati-hati dalam menentukan arah kerja sama.
“Kami tidak ingin kerja sama ini hanya berhenti di aspek teknis. Kami berharap ini berkembang ke arah yang lebih strategis, seperti pengadaan WiFi publik dan penguatan jaringan internet secara merata di Kota Serang,” tambahnya.
Proyek Ambisius Bawah Tanah: Mempercantik Akses Utama
Dukungan signifikan datang dari Pemerintah Provinsi Banten dalam penataan infrastruktur ini. Untuk tahap awal di tahun 2025, Pemprov Banten telah memulai proyek ground breaking untuk memindahkan kabel udara ke bawah tanah, dimulai dari Exit Tol Serang Timur menuju dalam kota, mencakup jalur sepanjang 8 hingga 10 kilometer.
Seperti dijelaskan oleh Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, penanganan ini akan dilakukan secara bertahap. Tujuannya adalah memastikan semua kabel udara yang saat ini menggelantungan di sepanjang jalan protokol dapat dipindah ke bawah tanah.
“Penanganannya bertahap agar tidak memberatkan vendor dan memastikan kualitas pekerjaan. Setidaknya ada 30 lebih kabel udara yang merusak pemandangan Ibu Kota.
Melalui penanganan kabel udara bawah tanah ini, kami berharap Kota Serang akan semakin tertata rapi dan benar-benar tampil sebagai pusat Ibu Kota Provinsi yang representatif,” tegas Arlan.
Langkah monumental ini menunjukkan komitmen serius Pemkot dan Pemprov untuk menyelesaikan masalah kesemrawutan infrastruktur yang telah lama menjadi sorotan.
Dengan penataan kabel dan penguatan digitalisasi, Kota Serang siap melompat maju, menyambut masa depan sebagai Kota Digital yang Tertata Rapi dan Modern. (Adv)



