Kota Serang, Kabarreformasi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Serang agar meningkatkan proyeksi pendapatan daerah. Hal itu lantaran pendapatan daerah saat ini belum menunjukan tren kenaikan yang maksimal.
Wakil ketua I DPRD Kota Serang Roni Alfanto mengukapkan bahwa beberapa fraksi memberikan catatan kepada pemerintah Kota Serang terkait Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025, salah satu diantaranya adalah peningkatkan proyeksi pendapatan daerah.
Dimana diketahui, sektor keuangan Kota Serang saat ini berada dalam kategori sedang. Dengan rata-rata APBD berkisar pada angka 1,5 triliun, dan kemandirian fiskal hanya 20 persen. Artinya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk pada APBD Kota Serang berkisar pada 300 miliar.
“Artinya, ketergantungan kita pada dana tranfer dalam hal ini Dana Alokasi Umum itu masih cukup besar. Maka kami minta Pemkot Serang membuat regulasi untuk menguatkan sumber potensi yang ada,” kata Roni saat dikonfirmasi usai rapat paripurna, Kamis (17/10/24)
Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar Pemkot Serang membuat sebuah terobosan baru untuk meningkatkan PAD Kota Serang. Karena menurutnya, semakin tinggi rasio PAD terhadap total pendapatan daerah, maka dapat membiayai segala kewajiban terhadap pembangunan daerah.
Sementara itu, Penjabat Walikota Serang, Nanang Saefudin mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyiapkan langkah strategis untuk mendongkrak PAD Kota Serang, salah satunya dengan memaksimalkan potensi pajak dan retribusi daerah
“kami memahami bahwa proyeksi pendapatan daerah ini menuntut usaha yang lebih keras, namun kami tetap optimis dengan langkah-langkah strategis yang telah dan akan kami lakukan, termasuk optimalisasi pajak dan retribusi daerah,” kata Nanang
Nanang juga menjelaskan upaya dalam mendongkrak PAD melalui inovasi layanan dan kolaborasi dengan pihak swasta, serta membentuk sektor-sektor mulai dari perdagangan, pertanian, dan pariwisata.
“Dan tidak menutup kemungkinan juga bahwa pemerintah Kota Serang ke depan akan membentuk sektor-sektor kunci yang bisa dikelola seperti perdagangan, pertanian, dan pariwisata untuk dapat meningkatkan pendapatan daerah Kota Serang,” tutupnya.



