Tangerang,Kabarreformasi.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang mengadakan kegiatan penanaman bambu pada Rabu (21/1/2026) di Taman Bambu Cisoka, sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung program konservasi lingkungan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui penghijauan dan pemanfaatan tanaman ramah lingkungan yang memiliki nilai ekologis tinggi.
Bambu diketahui adalah Tanaman yang dapat menghirup Karbon Dioksida (CO2) sebanyak 30%, selain itu Bambu juga dapat menghasilkan Oksigen 30% lebih banyak, oleh karena itu mengapa Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan penanaman Bambu di Cisoka.
Karena tanaman bambu ini dapat mengurangi pencemaran udara seiring dengan kemajuan di Cisoka. Kawasan Taman Bambu Cisoka sendiri berfungsi sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dengan peran ekologis, edukatif, dan estetis, sekaligus menjadi sarana pelestarian lingkungan dan penguatan identitas daerah Kabupaten Tangerang.
Penanaman bambu tersebut diharapkan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dan penguatan ketahanan iklim di wilayah Kabupaten Tangerang. Selain berfungsi sebagai tanaman konservasi yang mampu mencegah erosi dan menjaga ketersediaan air, bambu juga memiliki potensi ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Melalui pengembangan Taman Bambu Cisoka, Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya dalam kepedulian lingkungan serta mendorong partisipasi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian alam demi keberlanjutan pembangunan daerah di masa depan.(Yan)



