PANDEGLANG, Kabarreformasi.com – Menipisnya stok darah di UDD PMI Kota Pandeglang memberikan
inisiatif bagi sejumlah mitra pengemudi Maxim di kota tersebut untuk
melakukan donor darah. Sekitar 18 mitra pengemudi Maxim ikut
berpartisipasi dalam donor darah ini. Informasi mengenai menipisnya stok
darah ini didapatkan dari salah satu mitra pengemudi Maxim yang juga
merupakan ketua Donor Darah Sukarela (DDS) Pandeglang.
Kegiatan ini mendapatkan respon baik dari Head of Subdivision Maxim
Pandeglang, Muhaemin, Ia menyatakan dukungannya atas inisiatif mitra
pengemudi dalam kegiatan ini. “Hal ini juga menjadi salah satu wujud
kepedulian Maxim di Kota Pandeglang. Saya mengaku sangat bangga atas
inisiatif yang dilakukan oleh rekan-rekan mitra pengemudi, semoga
semakin banyak nyawa yang tertolong melalui donor darah yang dilakukan
ini.” ujarnya.
Salah satu mitra pengemudi Maxim Pandeglang, Nana Hardiana mengungkapkan
antusiasmenya dalam kegiatan ini, “Selain membantu banyak orang,
kegiatan donor darah ini juga sangat bermanfaat buat kesehatan pribadi.
Kita jadi tahu tentang kondisi darah, kadar hemoglobin, dan lain
sebagainya. Saya juga berharap dari kegiatan ini, akan semakin banyak
orang yang terinspirasi sehingga tergerak untuk ikut melakukan donor
darah.” ujarnya.
“Mari ikut serta membantu sodara kita yang sedang membutuhkan darah,
agar mereka dapat berkesempatan untuk menikmati hidup layaknya yang kita
rasakan saat ini.” lanjut Nana.
Koordinator Paguyuban Maxim Pandeglang, Yayan Sofyan juga menyampaikan
harapannya atas kegiatan ini, “Kami tidak punya harta kecuali darah yang
hari ini kami donasikan ke PMI Pandeglang. Mudah-mudahan apa yang kami
lakukan bisa memberikan manfaat bagi yang membutuhkan.” harap Yayan.
Koordinator dan Sub Mobil Unit Donor Darah UDD Kabupaten Pandeglang
menjelaskan bahwa meningkatnya permintaan darah menjadikan stok darah di
PMI Pandeglang menipis di akhir tahun. Selain itu, ia juga menyampaikan
rasa bangganya atas aksi kompak yang dilakukan oleh mitra pengemudi
Maxim, “Semoga kegiatan ini bisa dijadikan agenda rutin setiap tiga
bulan sekali.” tutupnya.(Ir)



