TANGERANG SELATAN, Kabarreformaai.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Komunitas Hijau Bumiku Biru Langitku (HBBL) mencanangkan Gerakan Banten Bersih Tingkat Kota Tangerang Selatan di kawasan Car Free Day (CFD) Bintaro Jaya, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Pencanangan Gerakan Banten Bersih ditandai dengan diterbitkannya Instruksi Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Banten Bersih Tingkat Kota Tangerang Selatan. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur Banten yang mengajak seluruh pemerintah daerah menghidupkan kembali budaya bersih di tengah masyarakat.
Kepala Pusat Sarana Pengendalian Lingkungan Hidup (PUSARPEDAL) Kementerian Lingkungan Hidup, Sinta Saptarina, memberikan apresiasi kepada masyarakat Tangerang Selatan, khususnya warga Bintaro, yang dinilai telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui berbagai aksi nyata.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Menjaga lingkungan harus menjadi gerakan bersama. Mulai dari memilah sampah dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga membiasakan perilaku yang ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Pilar.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Ikrar Janji Bumi oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Kepala PUSARPEDAL KLH, jajaran Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Ketua HBBL Sri Hartini Soeharsono, serta para pegiat lingkungan sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam.
Selain pencanangan, kegiatan turut dimeriahkan dengan jalan sehat yang diikuti ratusan warga. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang acara yang mengusung semangat kolaborasi untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
DLH Kota Tangerang Selatan juga menghadirkan program edukatif bertajuk “Tukar Sampah Botol Plastik dengan Bibit Pohon”. Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena menggabungkan upaya pengurangan sampah plastik dengan gerakan penghijauan.
Melalui program ini, warga dapat menukarkan botol plastik bekas yang telah dikumpulkan dengan bibit tanaman. Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah sekaligus memperluas ruang hijau di lingkungan sekitar.
DLH Kota Tangerang Selatan berharap Gerakan Banten Bersih tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, Kota Tangerang Selatan optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (Adv)



