Hal itu kemudian berimplikasi kepada penurunan angka pengangguran di Kota Cilegon.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Disnaker Kota Cilegon Panca N Widodo. Menurutnya, untuk menekan jumlah pengangguran butuh dukungan stakeholder lain.
“Kita kan sebenernya muaranya saja, saat jumlah pengangguran tinggi kita yang kena, padahal butuh dukungan pihak lain untuk menekan angka pengangguran itu sendiri,” ujar Panca, beberapa waktu lalu.
Salah satu dukungan yang perlu diberikan adalah dari Dindikbud melalui program beasiswa full sarjana. Program itu menurut Panca sangat penting untuk menekan jumlah pengangguran karena menyediakan sumber daya manusia yang kompeten. Namun, sebaiknya jurusan kuliah yang disasar program itu adalah jurusan yang dibutuhkan oleh industri yang ada di Kota Cilegon.
“Pemberian beasiswa diarahkan ke jurusan yang dibutuhkan industri, bukan mengecilkan jurusan lain, tapi jurusan yang gak sesuai kebutuhan industri itu setelah lulus bingung juga mencari kerjanya,” papar Panca.
Beberapa tahun terakhir, angka pengangguran terbuka di Kota Cilegon sudah turun secara signifikan. Ia berkomitmen dengan jajarannya agar capaian positif itu bisa terus ditingkatkan.(Yan)



