Jakarta, Kabarreformasi.com – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu menekankan pentingnya upaya pencegahan dini terhadap potensi kebakaran, mengingat masih tingginya risiko kebakaran di kawasan organisasi padat ibu kota.
Ia mengungkapkan, banyak warga yang menyampaikan masukan terkait perlunya perbaikan kesiapsiagaan, terutama di wilayah dengan rumah nonpermanen yang mudah terbakar.
“Beberapa bulan terakhir, setiap kali terjadi kebakaran, api merembet dengan sangat cepat. Jika penanganannya tidak dilakukan secara sigap, kebakaran bisa dengan mudah menjalar ke rumah-rumah lain,” ujar Kevin, Jumat (6/11).
Untuk itu, Kevin menggalakkan agar program satu RT, satu Alat Pemadam Api Ringan (APAR) terus menerus. Berdasarkan hasil kunjungan lapangan, distribusi peralatan pemadam tersebut masih terbatas.
“Di beberapa RW, hanya ada dua sampai tiga APAR. Tentu ini jauh dari cukup, apalagi untuk kawasan padat penduduk. Padahal, APAR sangat dibutuhkan untuk menanggulangi api di detik-detik awal sebelum kebakaran membesar,” jelasnya.
Kevin juga mengapresiasi kinerja Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta yang dinilai mampu merespons kejadian dengan cepat. Namun ia mencatat masih ada kendala di lapangan, terutama terkait ketersediaan udara.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya langkah pencegahan yang lebih matang, serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pencegahan kebakaran dan infrastruktur pendukung lainnya.
“Permasalahan utama saat ini ada pada aspek pencegahan dan kesiapsiagaan, baik terkait kebakaran maupun banjir,” tandasnya.(red)



