TANGERANG – Musyawarah Daerah (Musda) Pengurus Daerah (Pengda) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Provinsi Banten berlangsung khidmat, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Dalam forum tertinggi organisasi tingkat daerah tersebut, seluruh peserta Musda secara aklamasi menetapkan Zulkarnain sebagai Ketua Pengda TP Sriwijaya Provinsi Banten dan Shendy Erista Furi sebagai Ketua Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Banten masa bakti 2026–2031.
Terpilihnya kedua tokoh tersebut melalui mekanisme musyawarah mufakat menjadi cerminan soliditas, kekompakan, serta kedewasaan kader dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi untuk lima tahun ke depan.
Musda turut dihadiri Ketua Umum TP Sriwijaya Sudirman D Hurry, Sekretaris Jenderal Yahyamas, serta jajaran pengurus pusat lainnya. Dari unsur pemerintah, hadir mewakili Gubernur Banten, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Nana Supiana. Sementara dari unsur kepolisian hadir Kasat Intelkam Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Doni Abdurohim.
Kehadiran para pimpinan pusat dan unsur pemerintah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan eksistensi organisasi di Provinsi Banten.
Pada Musda Srikandi TP Sriwijaya, hadir pula Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya Nyimas Aliah bersama jajaran pengurus pusat Srikandi. Kehadiran mereka memberikan arahan dan motivasi kepada kader perempuan agar terus meningkatkan kapasitas serta mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.
Usai terpilih, Zulkarnain menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan seluruh kader TP Sriwijaya Banten.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader TP Sriwijaya Banten. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab melalui penguatan konsolidasi organisasi, peningkatan kualitas kader, serta program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Srikandi TP Sriwijaya Banten terpilih, Shendy Erista Furi, menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perempuan melalui berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Srikandi TP Sriwijaya harus menjadi wadah perempuan yang aktif, produktif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan. Kami akan menghadirkan program pemberdayaan perempuan, kegiatan sosial, pendidikan, dan penguatan kapasitas kader,” katanya.
Shendy juga mengungkapkan bahwa langkah awal kepengurusannya adalah membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Banten.
“Untuk tahap awal, kami akan melakukan mapping dan membuka komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Banten serta instansi-instansi terkait lainnya. Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder. Insya Allah, dengan semangat pengabdian, Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Banten akan berkontribusi nyata melalui program-program konkret yang tepat sasaran. Mohon doa agar keberadaan kami dapat memberikan kebermanfaatan bagi Banten yang lebih maju,” tuturnya.
Ketua Umum TP Sriwijaya, Sudirman D Hurry, berharap kepengurusan baru mampu menjaga marwah organisasi dan memperluas kiprah pengabdian kepada masyarakat.
“TP Sriwijaya harus hadir sebagai organisasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kepengurusan baru diharapkan dapat menjaga soliditas, meningkatkan pengabdian, dan memperluas manfaat organisasi,” pesannya.
Senada dengan itu, Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya, Nyimas Aliah, mengajak seluruh kader perempuan untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memperkuat semangat kebersamaan.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Karena itu, Srikandi TP Sriwijaya harus menjadi motor penggerak kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Mewakili Gubernur Banten, Nana Supiana memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musda serta berharap organisasi tersebut dapat menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.
“Kami berharap TP Sriwijaya dan Srikandi TP Sriwijaya dapat memberikan kontribusi, bersinergi, dan berkolaborasi melalui berbagai masukan positif dalam membangun Provinsi Banten,” ungkapnya.
Musyawarah Daerah kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh peserta kepada para ketua terpilih. Besar harapan, kepengurusan periode 2026–2031 mampu membawa TP Sriwijaya dan Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Banten semakin solid, profesional, adaptif, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten. (Jn)



