Nagoya,
Kabarreformasi.com – Kontingen Indonesia siap mencuri perhatian pada defile pembukaan Asian Para Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang, Minggu (18/10). Bukan sekadar seragam, busana rancangan desainer kenamaan Tanah Air, Ivan Gunawan, membawa pesan tentang keberagaman, keberanian, dan semangat melampaui batas.
Mengusung filosofi Batik Sekar Jagat dan semangat kemenangan, busana khusus tersebut akan dikenakan atlet dan ofisial terpilih yang mewakili Merah Putih dalam parade pembukaan. Istimewanya, Ivan Gunawan atau yang akrab disapa Igun juga direncanakan ikut berjalan bersama kontingen Indonesia.
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, memastikan seluruh persiapan untuk defile telah rampung, mulai dari penentuan peserta hingga kelengkapan busana dan atribut.
“Alhamdulillah, sudah kita siapkan segala sesuatunya. Bahkan, kita sudah menentukan siapa saja yang ikut. Tidak semua atlet ikut dalam defile karena jumlahnya terbatas. Anggota CdM yang ikut juga terbatas,” ujar Reda, Jumat (16/10).
“Semua kostum dan atribut sudah lengkap. Tinggal pelaksanaannya. Seragam juga sudah diserahkan kepada masing-masing calon peserta di sini,” lanjutnya.
Reda mengungkapkan, busana defile tersebut dirancang secara khusus oleh Ivan Gunawan, mulai dari pakaian, jaket, hingga sepatu. Seluruh elemen disiapkan untuk menghadirkan penampilan yang serasi sekaligus membawa identitas Indonesia ke panggung olahraga Asia.
“Kostum ini punya tema yang unik. Dibuat khusus oleh desainer Ivan Gunawan. Bahkan, rencananya Ivan Gunawan juga ikut dalam defile tersebut,” ungkap Reda.
“Ini dia yang merancang sendiri, dari baju, jaket, sampai sepatu. Saya sudah mencoba sepatunya juga,” tambahnya.
Sekar Jagat dan Vijaya, Simbol Keberagaman serta Kemenangan
Melalui akun Instagram @ivan_gunawan, Igun membagikan cerita di balik rancangan busana tersebut. Ia mengambil inspirasi dari motif Batik Sekar Jagat yang kemudian diterjemahkan ke dalam desain modern, elegan, dan penuh karakter.
Bagi Igun, pilihan motif dan filosofi yang menyertainya memiliki makna mendalam bagi perjuangan atlet Indonesia di Asian Para Games 2026.
“Sekar Jagat melambangkan keindahan dalam keberagaman, sementara Vijaya bermakna kemenangan. Sebuah filosofi tentang keberanian untuk melangkah, kekuatan untuk berjuang, dan semangat untuk terus melampaui batas,” tulisnya.
Pesan tersebut dinilai selaras dengan perjuangan para atlet yang akan membawa nama Indonesia di Nagoya. Mereka hadir bukan hanya untuk bersaing memperebutkan medali, tetapi juga menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bermimpi dan berprestasi.
Igun ingin nilai tersebut tercermin dalam setiap detail busana yang dikenakan kontingen Merah Putih.
“Saya ingin setiap detail karya ini menjadi simbol bahwa keterbatasan bukanlah batas untuk bermimpi, berkarya, dan mengukir prestasi,” jelasnya.
Keterlibatan dalam persiapan kontingen Indonesia juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Igun. Ia memandang busana defile bukan semata-mata pakaian untuk dikenakan dalam seremoni, melainkan representasi identitas bangsa dan dukungan bagi para atlet yang telah berjuang melalui proses panjang.
“Bagi saya, seragam bukan sekadar pakaian. Di dalamnya ada identitas, kebanggaan, semangat, dan doa yang ikut melangkah bersama para pejuang bangsa,” imbuhnya.
Ia pun menitipkan pesan kepada para atlet agar tampil penuh percaya diri saat membawa nama Indonesia di hadapan masyarakat Asia.
“Bawa semangat Merah Putih, bawa nama Indonesia, dan pulanglah dengan cerita kemenangan,” tulis Igun.
Maria Goreti Samiyati Bawa Bendera Merah Putih
Upacara pembukaan Asian Para Games 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Minggu (18/10/2026), mulai pukul 18.00 waktu setempat.
Atlet para atletik, Maria Goreti Samiyati, dipercaya menjadi pembawa bendera Merah Putih dalam defile tersebut. Sementara itu, Indonesia akan diwakili 47 peserta yang terdiri dari atlet dan ofisial dari 12 cabang olahraga serta tim Chef de Mission (CdM).
Dengan balutan busana berfilosofi keberagaman dan kemenangan, kontingen Indonesia diharapkan tampil penuh kebanggaan dalam seremoni pembukaan. Lebih dari sekadar penampilan, defile ini menjadi kesempatan bagi Merah Putih untuk menunjukkan identitas, semangat juang, dan tekad para atlet Indonesia dalam menghadapi Asian Para Games 2026.(Red)



