Bandng,Kabarreformasi.com-Kondisi kepadatan penduduk berpengaruh langsung terhadap munculnya persoalan sosial, seperti tingginya jumlah penerima bantuan sosial, keberadaan kawasan kumuh, hingga keterbatasan hunian layak.
Hal tersebut disampaikan Tonny Sukmana, Lurah Babakan Ciparay Kecamatan Babakan Ciparay pada Siskamling Siaga Bencana ke-76, Rabu 14 Januari 2026.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, kepadatan bukan sekadar persoalan angka, tetapi berkaitan erat dengan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan pendekatan terpadu yang melibatkan berbagai sektor dan pemangku kepentingan.
“Kepadatan penduduk tidak bisa disikapi dengan satu kebijakan saja. Ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi warga agar solusi yang dihadirkan benar-benar berkelanjutan,” kata Farhan.
Ia menyebut, Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penataan kawasan padat penduduk melalui sejumlah program, seperti perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), penguatan layanan sosial bagi kelompok rentan, serta peningkatan kualitas lingkungan permukiman berbasis RW dan kelurahan.
Farhan mengatakan, keberhasilan penanganan persoalan sosial di kawasan padat juga sangat bergantung pada akurasi data kewilayahan. Data tersebut menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran, sekaligus memastikan bantuan dan program pemerintah menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
“Kita ingin setiap intervensi pemerintah tepat sasaran. Data yang kuat dari tingkat RW dan kelurahan adalah fondasi penting agar kebijakan tidak meleset,” ujarnya.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Kelurahan Babakan Ciparay dinilai memiliki modal sosial yang kuat. Peran aktif pengurus RW, tokoh masyarakat, serta semangat gotong royong warga menjadi kekuatan utama dalam menjaga kohesi sosial di tengah kepadatan yang tinggi.
“Tapi alhamdulillah dengan peran aktif para pengurus RW, tokoh masyarakat serta gotong royong bisa menjadi kekuatan utama untuk menjaga kohesi sosial,” pungkasnya. (Red)



