Kota Tangerang – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Berly Rizki Natakusumah, mendorong peningkatan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam mengoptimalkan pendapatan pajak daerah. Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Samsat Cikokol, Kota Tangerang. Rabu, (3/12/25).
Berly menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan program-program yang berkaitan langsung dengan pelayanan pajak. Menurutnya, kerja bersama yang terarah dapat memperkuat pelayanan serta berdampak signifikan pada kenaikan pendapatan daerah.
“Kami berharap kolaborasi program dan sinkronisasi kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan dan optimalisasi pajak dapat dilakukan bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan sosialisasi kepada masyarakat serta pendataan yang lebih terpadu. Berly menilai basis data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) berpotensi besar untuk dikolaborasikan dengan data kendaraan bermotor.
“Wajib pajak PBB itu sama, dan hampir setiap rumah memiliki kendaraan. Ini bisa dikolaborasikan untuk mengoptimalkan pendataan sekaligus mengefisienkan biaya,” terangnya.
Selain itu, Berly mendorong perluasan layanan pajak melalui pembukaan gerai-gerai kesamsatan di kecamatan. Ke depan, ia bahkan berharap sistem pembayaran pajak dapat dikembangkan dengan skema agen samsat untuk mempermudah layanan hingga tingkat lingkungan.
“Gerai cukup terpusat di satu lokasi, sementara agen Samsat dapat membantu memenuhi kebutuhan wajib pajak dengan layanan antar-jemput,” jelasnya.
Berly juga menyampaikan bahwa opsen pajak yang kini menjadi kewenangan kabupaten/kota adalah salah satu kontributor terbesar pendapatan daerah. Karena itu, ia menilai sudah sewajarnya pemerintah kabupaten/kota lebih memprioritaskan program-program peningkatan pelayanan pajak.
Ia menambahkan bahwa pembagian hasil opsen pajak menempatkan 66 persen untuk kabupaten/kota dan 34 persen untuk pemerintah provinsi. Dengan porsi tersebut, menurutnya, komitmen kabupaten/kota dalam memperkuat kolaborasi menjadi sangat penting.
“Dengan porsi sebesar itu, kami yakin kabupaten/kota dapat memikirkan dan memprioritaskan langkah-langkah bersama untuk meningkatkan pendapatan pajak daerah,” pungkasnya. (Adv)


